Pesantren di Indonesia umumnya mengajarkan fiqih mazhab Syafi'i secara bertahap, dimulai dari kitab yang sangat ringkas hingga kitab yang luas pembahasannya. Urutan ini membantu santri memahami dasar-dasar ibadah lebih dulu sebelum masuk ke pembahasan yang lebih rinci.
Catatan: setiap pesantren dan madrasah memiliki kurikulum sendiri. Urutan di bawah adalah gambaran umum yang banyak dipakai, bukan ketentuan baku.
Tingkat dasar (ibtida')
Mabadi Fiqih
Karya Syekh Umar Abdul Jabbar ini terdiri dari beberapa jilid bertingkat. Bahasanya sederhana dan tersusun dalam bentuk tanya-jawab serta poin-poin, sehingga cocok untuk anak-anak dan pemula. Materinya meliputi thaharah (bersuci), shalat, puasa, hingga zakat dan haji secara ringkas.
Safinatun Najah
Kitab tipis karya Syekh Salim bin Sumair al-Hadhrami ini sangat populer. Isinya dimulai dari rukun Islam dan rukun iman, lalu thaharah, shalat, dan jenazah. Banyak santri menghafalnya. Syarah yang terkenal adalah Kasyifatus Saja karya Syekh Nawawi al-Bantani.
Sullamut Taufiq
Karya Syekh Abdullah bin Husain Ba'alawi yang memadukan tauhid, fiqih, dan akhlak. Kitab ini sering dikaji bersama syarahnya, Mirqatu Shu'udit Tashdiq karya Syekh Nawawi al-Bantani.
Tingkat menengah (tsanawi / wustha)
Al-Ghayah wat Taqrib (Matan Taqrib)
Matan karya Abu Syuja' al-Asfahani ini membahas fiqih secara lengkap, dari ibadah, muamalah, pernikahan, hingga jinayah, dengan bahasa yang ringkas. Kitab ini menjadi pintu masuk ke fiqih yang lebih sistematis.
Fathul Qarib al-Mujib
Syarah atas Matan Taqrib karya Ibnu Qasim al-Ghazzi. Karena menjelaskan setiap kalimat matan, kitab ini menjadi salah satu kitab fiqih paling banyak dikaji di pesantren. Tingkat lanjutannya adalah Hasyiyah al-Bajuri.
Tingkat lanjut ('ulya)
Fathul Mu'in
Karya Syekh Zainuddin al-Malibari yang merupakan syarah atas matannya sendiri, Qurratul 'Ain. Pembahasannya lebih mendalam dan banyak menyebutkan pendapat ulama mazhab Syafi'i. Kitab ini sering menjadi rujukan dalam bahtsul masail. Hasyiyahnya yang terkenal adalah I'anatuth Thalibin.
Kitab rujukan besar
Di tingkat yang lebih tinggi, santri dan pengajar merujuk kitab-kitab yang lebih luas seperti Kifayatul Akhyar, Fathul Wahhab, Tuhfatul Muhtaj, dan Nihayatul Muhtaj.
Ringkasan urutan
| Jenjang | Kitab | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Dasar | Mabadi Fiqih, Safinatun Najah, Sullamut Taufiq | Anak-anak, santri baru, TPQ/Madin awal |
| Menengah | Matan Taqrib, Fathul Qarib | Santri setingkat SMP/SMA, Madin wustha |
| Lanjut | Fathul Mu'in, Hasyiyah al-Bajuri, I'anatuth Thalibin | Santri senior, pengajar, peserta bahtsul masail |
Tips memilih edisi
- Pilih edisi bermakna bila santri belum lancar membaca kitab gundul. Lihat penjelasan tentang makna gandul.
- Perhatikan jilid. Kitab seperti Mabadi Fiqih dan Fathul Mu'in tersedia dalam beberapa jilid atau bagian. Pastikan jilid yang dibeli sesuai kelas.
- Pertimbangkan jenis kertas sesuai kebutuhan. Baca tips memilih kitab berdasarkan jenis kertas.
- Untuk pengadaan pesantren, samakan edisi untuk satu kelas agar nomor halaman seragam saat mengaji.
Cari judul-judul di atas melalui katalog kami atau hubungi admin untuk pemesanan dalam jumlah banyak.
Cari kitab yang dibahas di artikel ini?
Jelajahi katalog kami atau tanyakan langsung kepada admin untuk rekomendasi edisi yang sesuai.
Lihat Katalog Tanya Admin
Toko Buku Al Hidayah